Ruang

Standard

Spasi.

Jika kau butuh ruang, maka akan ku berikan padamu. Jika kau butuh waktu, maka akan ku berikan padamu. Karena aku menyadari, ruang dan waktu bagaikan tulisan.

Kau butuh waktu untuk menulis ceritamu, kau butuh spasa untuk ruang di antara kata katamu agar orang mengerti makna setiap kata dan rangkaian kata yang kau maksud.

Tapi, bahkan aku bukan Tuhan yang tau apa yang kau butuhkan. Aku mencoba mengerti, kau biarkan aku berfikir. Aku berfikir, sementara kau siap meninggalkanku. Aku bertahan pada hati rapuh yang tidak siap kau tinggalkan.

Bagaimana aku bisa mengerti maksudmu tanpa kau katakan padaku apa maumu dan tidak kau jelaskan apa aku tanpamu, apa kau tanpaku.

Ku berikan kau ruang untuk menghela, ku berikan kau waktu untuk berjuang.

Tapi jika keputusanmu untuk berpaling telah memberimu kebahagian. Maka ruang dan waktu itu, ku tarik kembali.

Biarkan aku berada dalam ruang kosong, tanpa batas waktu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s