Standard

Jadi kalo makan sama foodies hits Surabaya itu pasti akan melihat ritual semacam ini…cekrek…upload…baru makan. Dan kemudian dia langsung terkenal seNusantara. Hmm..sementata saya masih saja bagaikan iler di atas bantal. – with Merlianny at Madame Chang

View on Path

Standard

I don’t want to marry your son. So please back off and do not stalk my social media.

Nobody ask me if I want to marry or who I want to marry. What if I want to marry a tree? What if I want to be a monk? What if I am a les..hmm..less weight..hmm..err..

View on Path

Mimpi Itu

Standard

Ah saya ingat sekarang.

Waktu SMA aku pernah menulis tentang mimpi, betapa waktu itu semuanya terlihat mudah dan bebas dan betapa cerahnya masa depanku.

Saat ini aku memandang gunung, sawah, dan hamparan langit di depanku dan berusaha keras mencerna apa yang membedakan saat itu dan sekarang. Saat itu aku duduk di kelas 3 SMA dan orang tuaku selalu sibuk dengan membuka bisnis atau sibuk organisasinya. Mereka sangat jarang punya waktu untukku. Yang mereka tau saat itu aku berteman dengan anak anak yang cukup bandel. But they let me as long as I can take care of myself atau aku tetep bisa jaga prestasiku.

Begitupun waktu kuliah yang walaupun berat aku tetap bisa menemukan hal hal yang aku sukai untuk bertahan hidup dan menjadi diriku sendiri

Saat ini usiaku 24 tahun dan aku hampir tidak tau akan bekerja sebagai apa, akan menikah atau tidak, bagaimana masa depanku kelak, dan mimpi mimpi itu sirna karena aku hidup di mimpi orang lain. Aku berusaha mewujudkan mimpi orang tuaku hingga aku tidak tau apa yang aku lakukan tanpa mereka. Dan pada akhirnya aku tidak punya mimpi, cinta, dan kebebasan.

Pada semester 5 aku pernah ditanya tentang apa cita citaku. Ku bilang, aku ingin bisa membantu orang lain mewujudkan misinya. Dan saat itu aku sangat dekat dengan Ria Octaria Ayundy, wanita kecil perkasa dengan segudang talenta. Aku ingin membantunya menyelesaikan tugas tugas interiornya, menjadi satu team, dan mewujudkan misi misinya. Dan aku bisa melakukannya karena aku ingin melakukannya.

Be careful of what you wish for. Begitu kata orang. Karena saat keinginanmu dikabulkan, mungkin saat itu keinginanmu sudah berbeda. Kadang keinginanmu menjadi ujian bagimu sendiri. Sanggupkah kau bertanggung jawab atas permintaanmu ketika kau tak menginginkannya lagi?

Aku terjebak pada doa dan harapan yang ku buat sendiri.

Turki, 10.37 am, 17 April 2016