Alhamdulillah

Standard

Alhamdulillah. Allah tidak pernah meninggalkan kita semua. Tidak memberikan kita musibah tanpa memberikan jalan keluarnya. Tidak memberikan musibah lebih dari kesanggupan kita melaluinya. Buktinya, saya di Palestine kedinginan dan koper saya hilang, sampai sekarang saya masih hidup. Ada penembakan di perbatasan Jordan dan saya bawa jamaah 90 orang, ternyata saya juga masih bisa melaluinya. So the point is, how worst life could be?

Alhamdulillah, keeping the circle small to positive people and sholih or sholihah people sangat berguna dalam berhijrah. Mereka adalah orang-orang yang akan selalu mengingatkan kita bahwa semua yang ada di dunia ini sudah ada yang mengatur. Libatkan Allah dalam segala sesuatu. Semua sesuai kadarnya, tapi bersyukur dan mengembalikan kepada Allah, sebanyak-banyaknya.

Alhamdulillah, Allah memberi kita akal pikiran yang membuat kita bisa berpikir dengan akal sehat. Berusaha memperbaiki kesalahan. Dan terus berusaha memperbaiki diri. Terus bermuhasabah. Hal yang baik terjadi karema Allah, hal yang buruk terjadi karena kecerobohan diri kita. Orang yang merugi adalah orang yang hari ininya lebih buruk dari hari kemarin.

Alhamdulillah. Saya salut sama Raina yang semakin cantik, semakin kuat nun jauh disana, jauh lebih kuat dari saya padahal dulu kalo saya ngambek aja dia nangis. Saya salut sama Dhany yang tetep stabil dan ganteng, walo pernah nungguin orang selama bertahun-tahun dan akhirnya ditinggal juga. Beberapa pesan yang terngiang-ngiang di kepala saya,”Kalau kamu dan pasanganmu memang di arah yang lebih serius, apalagi mau menikah, kalian akan mensyukuri kelebihan masing-masing dan saling memperbaiki kekurangan masing-masing.”

Katanya, “Egois nggak sih kalo kita nyuruh orang yang menyakiti kita untuk pergi padahal mereka yang ngajarin kita untuk jadi lebih dewasa?”

Alhamdulillah. Memang kata “baik”itu misterius. Menjadi baik, membaik, terbaik, baik-baik, baikan, semua punya subjektifitas sendiri. Alhamdulillah dulu, alhamdulillah lagi, alhamdulillah terus. Jangan lupa memperbaiki diri. Jangan terlena bahwa kita sudah jadi lebih baik lalu merasa lebih baik dari yang lainnya. Astaghfirullah.

Astaghfirullah, jangan sampai kita tidak membantu orang lain yang berusaha berhijrah. Astaghfirullah, kebaikan hanya milik Allah. Dunia ini hanya tipu daya yang sementara. Mau menggenggam erat sesuatu yang hanya titipan Allah, juga nantinya bakal kita kembalikan. Berdoa aja yang terbaik. Sabar. Usaha yang terbaik. Insha Allah, Allah sesuai prasangka kita. Dan alhamdulillah Allah pun sudah janjikan sama kita, kita akan dapatkan sesuai apa yang kita niatkan. Jadi, berprasangka sama Allah yang baik-baik, niatkan untuk yang baik-baik, insha Allah hasilnya baik. Hihi. Alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s