Uber This Morning with Pak Poedji – Ikan Laut vs Ikan Asin

Standard

“Sampeyan ini kayak ikan laut, Mbak”, kata Pak Poedji, driver uber pagi ini.

Hah. Memangnya saya bersisik kayak ikan laut ato amis ya?

“Nggak terpengaruh sama lingkungan sekitar,” lanjutnya. Beliau agak kaget saya kuliah di Universitas Ciputra dan lulus disana bahkan sampai sekarang masih tinggal disana.

“Kok bisa gitu pak?”, tanya saya keheranan.

“Iya. Jadilah kayak ikan laut, dia sudah di laut tapi nggak asin. Kalo mau dimasak kadang masih harus dibumbuin. Itu tandanya dia nggak terpengaruh sama laut yang asinnya kayak gitu,”

“Lha kalo ikan asin, Pak?”, tanya saya lagi.

“Ikan asin itu rasanya gak karu karuan Mbak. Kadang kasinen, malah marai darah tinggi. Marai hypertensi Mbak.”

Hahaha. Terima kasih untuk inspirasinya pagi ini Pak Poedji. Semoga hari Anda penuh berkah. Allah yuftah alaikum. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s