Everybody is changing and I don’t feel the same

Standard

It’s good to be back on the right track. I am so dizzy with those mixed energy without synergy. People are really so hard to understand these days.

Pusing ya baca quotesnya orang-orang. Katanya gapai mimpimu, jangan gapai mimpi orang tuamu. Hhh…mereka sih nggak ngerti orang tua saya. They are the kind of parents who really hard to understand. They want me to get married, but they don’t want me to marry the one I want. They want me earn money, but they don’t let me out from this city. Dan masih banyak lagi.

Masih lebih ngebingungin lagi orang-orang yang dulu saya kagumi. I adore them because of their personality and their character. Tapi belakangan saya tau how they treat other people is not any better than anyone else yang nggak saya kagumi. They changed into someone I don’t even understand how possible the think of that way. They don’t want me to go, but the take me for granted for the company.

Dan yang paling saya nggak ngerti adalah saya nggak paham why I still stand for these people. Rasanya dari sekian banyak orang yang nggak saya pahami, saya paling nggak tau diri saya sendiri.

6 responses »

  1. “Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:216)

      • mantaps,,,, hahaha….
        sebenarnya ini hanya tentang sudut pandang seorang anak muda “anak” yang merasa sudah dewasa dan bisa bebas pilih menurut yang dia suka tentunya dengan penuh rasa tanggung jawab dan konsekuensi dari yang dia pilih karena menurutnya dia sudah amat mampu melakukan hal tersebut, dan dari sudut orang tua yang sangat menyayangi anaknya dan tidak ingin anaknya kesulitan di kemudian hari karena orang tua itu sudah pernah merasakan pahit manisnya kehidupan (gelombang kehidupan). jika orang tua melakukan hal itu sangat wajar. pertama, untuk hal pasangan hidup. dia tentu memilihkan yang terbaik untuk kamu. tidak mungkin dia akan memilih sembarangan untuk anaknya karena pernikahan itu kalau bisa sekali seumur hidup. dilihat dari sini, orang tuamu menginginkan pasanganmu yang sudah mapan dalam segala hal, karena kalau belum mapan, yang repot kemudian hari juga orang tua. disinilah kamu harus bisa membuktikan kalau pilihanmu mememang benar2 tepat untuk menjadi pendamping hidupmu, yang bisa membahagiakanmu, dll. memang semuanya bukan tentang materi. tapi ketika kamu sudah menikah, yang namanya ” PAY THE BILL ” itu sudah mulai datang bertubi2. hehe,,, jadi orang tuamu melihat bagaimana pasanganmu nanti bisa membina rumah tangga dengan bermacam2 hal yang akan datang dikemudian hari dengan penuh tanggung jawab. untuk saat ini, mungkin orang tuamu belum bisa melihat itu dari pilihan pasanganmu, tapi seiring berlalunya waktu, who knows…. dan yang kedua mengenai pilihan bekerja keluar kota, kamu coba posisikan dirimu sebagai orang tua yang benar2 menyayangi anaknya. orang tua kamu hanya punya anak 2. yang satu sudah ada di luar indonesia. yang satu lagi juga akan pergi keluar madiun. apakah orang tuamu tidak merasakan kesepian? apakah dihari tuanya nanti dia hanya menghabiskan waktu berdua jauh dari anak2nya? sebenarnya, orang tuamu itu hanya ingin lebih dekat dengan kamu. melihat kamu tersenyum manis disisinya setiap hari. bisa bercanda setiap hari. kadang, orang tua itu tidak minta apa2 dari anaknya, hanya kasih sayang dan perhatian yang dia inginkan. apalagi kamu seorang perempuan yang mungkin orang tua kamu akan khawatir kalau kamu jauh dari mereka. meskipun saya rasa kamu adalah wanita yang bisa mandiri. berusahalah mengerti orang tua. jika orang tuamu tidak sependapat denganmu, berikan alasan2 yang baik dari sudut pandangmu dan tidak menyakitinya. saya tidak tau siapa yang benar, atau harus berbuat apa, atau bagaimana. karena semua itu bisa dibicarakan baik2 dan didiskusikan bersama untuk win win solution. tidak ada yang merasa tersakiti dan happy ending. cie……cie….
        maaf jika saya terasa menggurui atau apa. tidak ada maksud untuk itu. saya cuma ingin melihat dari sudut pandang yang berbeda. pendapat saya pun juga belum tentu benar. hehe,, tetapi orang tua itu selalu ingin yang terbaik untuk anaknya. dan anak muda itu selalu keras kepala, merasa sudah bisa mandiri, dan sebagainya padahal kadang anak muda itu juga sering jatuh dalam menghadapi gelombang kehidupan. like me…. haha… tetapi tetap berusaha untuk menghadapinya dengan penuh tanggung jawab dalam menyelesaikan semuanya dan menjadikan diri kita pribadi yang sukses. aamiin.
        enjoy your life🙂

      • Wah alhamdulillah, saya ngga nyangka ada yang perhatian sampe ngikutin cerita saya sedemikian detilnya. Terima kasih atas perhatiannya:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s