Tentang LDR

Standard

Halo semuanya, kayaknya sudah sejak 200 tahun yang lalu saya nulis postingan terakhir saya langsung via wordpress. Semacam waktu masih punya temen gila-gila yang sekarang udah pada (berusaha) lulus dari bangku kuliah. Kayaknya yang kuliahnya rada bener cuma saya sama Raina deh. Yang lain di semester akhir (alhamdulillah) menemukan cinta dan beranjak move on (dari cinta lama, bukan dari status mahasiswa). Sebagian temen-temen sudah mulai merasakan Long Distance Relationship (LDR) dan mulai alay di sosial media sampe saya pengen bunuh diri liatnya. Yakali kalo LDRnya beda benua, beda zona waktu, beda negara, beda alam apalagi, lah ini pada beda kota yang bisa disamperin naik kereta, naik bis, naik pesawat apalagi.

Ngomong-ngomong soal LDR, saya mau kasih tips buat yang LDR.

1. Jangan gampang baper.

Sekarang dengan adanya sosial media yang setiap detik punya bahan baper, kalian bakal ngenes kalo apa-apa dibikin baper. Kakak saya pernah nasehatin saya, nggak semua masalah perlu dipemasalahin, kadang diem aja itu cukup menyelesaikan masalah, apalagi masalah yang awalnya nggak ada trus jadi ada karena baper. Pret.

2. Nggak usah semua hal tentang perjuangan LDR kalian post di sosial media.

Sosial media itu untuk bersosialisasi, to fit in the society. Kalo kalian tampilin semua screenshoot pacaran kalian, trus pacaran di sosial media setiap detik setiap waktu, padahal juga bisa pake private message via apapun nggak usah saya sebutin, trus setiap detik ngegalauin LDR kalian, niscaya yang ada bukannya kalian fit to the society tapi malah jadi bikin iritasi buat society.

3. Pahami kerjaan dan kegiatan pasangan kalian sepenuh hati.

Kalian adalah pendukung bagi pasangan kalian. Anggeplah saat seluruh dunia ini nggak mendukung dia, ya itu peranmu untuk ada di samping dan di belakangnya. Jangan jadi musuh bagi kegiatan atau kerjaan pasangan kalian dengan menentang apapun yang pasangan kalian lakuin. Jadilah supporter positif yang sama-sama berjalan menuju kebaikan sambil berdoa supaya sibukmu dan sibuknya adalah sibuk yang membawa kebaikan bagi kalian.

4. Jaga kepercayaan.

Menjaga kepercayaan itu sama dengan tidak memberikan celah bagi pasanganmu untuk beralih. Jangan memberikan alasan untuk mereka menjadi nggak percaya sama kamu. Masih nyimpen foto mantan, foto gebetan, atau apapun yang bisa memicu kecurigaan. Kalo bisa menghindari masalah, ngapain sih mancing-mancing?

5. Berdoa bersama.

Saya termasuk orang yang sangat percaya sama sugesti. Saya percaya Allah Maha Tepat Waktu. Dia tidak pernah terlambat atau bahkan terlalu cepat. Allah tau waktu yang tepat kapan dikabukannya doa-doa kita. Jadi perbanyak berdoa bersama, karena doa sendiri sudah terlalu mainstream dilakukan oleh para jomblo :p

Sekian saran untuk pasangan LDR di luar sana. Semoga bermanfaat. Kalo tidak bermanfaat, seenggaknya jangan sampe kalian dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu (loh apa ini)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s