Standard

Sore kemarin kami jalan-jalan, pertama kami singgah ke Jamarat tempat jamaah haji melempar jumroh kemudian ke Jabal Nur.

Jabal Nur, gunung tertinggi di kota Mekkah, disitu terdapat Gua Hira tempat Rasulullah SAW menerima wahyu pertama kali. Selama 40 hari Rasulullah SAW berada disana.

Gua Hira bukan seperti gua yang kita ketahui, Gua Hira berukuran kecil, hanya cukup dimasuki 3 orang untuk shalat. Sisanya bisa menunggu di mulut gua. Di tempat sesederhana itu Rasulullah SAW menerima wahyu dari Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril.

Konon, malaikat Jibril tidak langsung turun ke Gua Hira melainkan singgah di gunung yang ada di seberang Jabal Nur.

Proses pendakian ke Gua Hira membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam, karena saya dan tante @tiarasyafruddin banyak singgah duduk untuk bernafas. Sambil takjub kami membayangkan perjuangan Khadijah yang setiap hari membawakan Nabi Muhammad SAW makanan dengan menempuh medan yang berat, belum ada tangga seperti sekarang, sementara kita melalui tangga aja masih ngos-ngosan.

Turun dari Gua Hira membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam, kaki kami gemetaran karena harus menumpu di lutut. Ditambah salah kostum, kami pakai long dress, dan tante @tiarasyafruddin pake wedges. Subhanallah.

Alhamdulillah kami diberi rezeki berupa kesempatan, kesehatan, waktu luang, untuk bertafakur ke Gua Hira.

Masha Allah, masha Allah.

PS: Pardon my kucel face yang penuh debu, keringet, dan minyak jadi satu sampai di atas ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… – with tiara, kholil, and Sofyan at Jabal Nur – Ghar Hira

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s