Tour Leader Story (Part 1)

Standard

10157388_251221105063504_2136159317_nAssalamualaikum wr wb. Bismillah ir rahman ir rahim.

Halo, nama saya Melva Sabella. Walaupun nggak ada yang tanya dan sebagian yang baca sudah tau nama saya karena blog ini juga namanya pake nama saya, tapi biar terkesan sopan saya kenalan dulu. Untuk mempersingkat penulisan agar saya nggak capek nulisnya, demikian perkenalan dari saya. Sekian dan terima duit 3 milyar dollar.

Baik, demikian basa basinya. Sekarang saya mau bercerita. Setelah lama vakum dari blog dan adventure kesana sini, mungkin sebagian pada penasaran kenapa saya menghilang dari peredaran makhluk aneh. Jawabannya adalah karena saya sedang beribadah, cari bekal kalo tiba-tiba saya mati karena sekarang usia bukan jaminan yang tua bakal mati duluan.

Sejak tahun 2013, saya jadi jamaah umroh paket plus Palestine (seperti yang pernah saya ceritakan di post tahun 2013). Alhamdulillah saat itu saya berangkat umroh bersama mama dan papa saya, saya memperhatikan tour guide yang menjelaskan informasi tentang Palestine dan Jordan dengan bahasa Inggris, sambil sedikit-sedikit merenangkan kepana mama saya yang juga nggak bisa bahasa Inggris. Bisa sih, tapi lebih banyak sok taunya dibanding bener-bener bisa. Papa saya juga bisa sih, karena nilai TOEFLnya aja 525, tapi lebih banyak ngarangnya dari pada ngertinya. Sementara rombongan jamaah yang berasal dari Jawa ataupun Makassar yang tidak paham bahasa Inggris, kesulitan untuk memahami pembicaraan. Walaupun disitu ada tour leader kami yang bernama om Firman, tapi om Firman sibuk sekali mengurus fasilitas yang akan kami gunakan dan memastikan semuanya beres, jadi saya disuruh mama dan direktur travel yang kami gunakan (yang kebetulan ikut) untuk membantu om Firman menerjemaahkan informasi yang disampaikan tour guide yang bernama Ehab Suleman ke jamaah. Saya yang kebetulan juga anggota dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur dan Paguyuban Kakang Mbakyu Kota Madiun, yakni organisasi perkumpulan Duta Wisata, jadi sudah ada dasar untuk menjelaskan dengan attitude yang pernah saya pelajari disana. Sementara dengan naluri jiwa sosial yang tinggi, saya alhamdulillah tidak kesulitan membantu jamaah yang berusia lanjut.

10168096_251220571730224_332684912_n

Nah, bermula dari situ tahun berikutnya yakni tahun 2014 saya diajak untuk berangkat umroh lagi bersama direktur dan rombongan jamaah ke Palestine. Masalahnya, beberapa hari sebelumnya saya ditelpon oleh direktur travel bahwa visa direktur kami tidak bisa keluar. Dikarenakan direktur kami laki-laki, masih muda, dan berdasarkan visa yang ada di paspor tercatat sering bolak balik pergi ke Arab, mungkin dikhawatirkan ada misi yang beliau bawa ke Palestine, sehingga visa beliau tidak turun. Alhasil, saya diberangkatkan tanpa direktur. Saya hanya ditemani oleh satu tour leader yang bernama mbak Lia Amalia yang juga pernah berangkat ke Palestine, tapi 12 tahun yang lalu. Memang beliau profesional dalam bidang tour leader, namun masalah ingatan materi, saya lebih segar karena baru satu tahun saya pulang dari Palestine.

1520715_251219035063711_735072566_n

Beberapa teman saya tanya, apa suka dukanya saat berangkat ke Palestine? Akan saya jawab disini.

Kita nggak pernah tau apa yang akan terjadi disana. Apakah akan menyenangkan, apakah akan mengerikan, apakah akan mengharukan. Dua kali saya pergi kesana, dua kali pula kesan yang ada. Kepergian saya yang pertama, semuanya menyenangkan dan mengharukan. Saya melihat Masjid Al Aqsa secara langsung, Dome of The Rock secara langsung, saya bisa berkenalan dengan tour guide yakni Ehab Suleman dan banyak mendapatkan informasi dari beliau. Jamaah yang saya bawa juga tidak rewel. Cuaca bersahabat. Imigrasi alhamdulillah lancar. Secara keseluruhan alhamdulillah semua baik. Sedangkan kepergian saya yang kedua kalinya, saya membawa sekitar 60 jamaah. Ada jamaah yang sakit jantung. Ada mantan pejabat yang maunya diprioritaskan. Ada dokter yang rese setengah mati dan berusaha jadi tour leader sampe jamaah jadi bingung dia ini siapa. Dan tour guide pada perjalanan saat itu bukan tour guide yang tahun lalu kami pakai, dia suka marah-marah dan profit oriented. Dia juga nggak bawa rombongan jamaah saya ke beberapa tempat yang dulu kami kunjungi. Dan waktu perjalanan pulang, ketika kami mau keluar dari Palestine, ada penembakan di imigrasi keluar antara Jordan dan Israel. Konon, ada hakim Jordan yang ditembak oleh tentara Israel sehingga imigrasi tutup berjam-jam. Setelah kami antri berjam jam, mulai dari bangun tidur, tidur, sampe bangun lagi, antri nggak juga bergerak. Akhirnya karena takut ketinggalan pesawat ke Jeddah, kami cari imigrasi lain yang jauhnya 90km dari Jericho. Kami memutuskan demikian saat di Jericho, jamaah yang seharusnya saat makan siang sudah ada di Laut Mati, siang itu masih ada di Jericho. Ada jamaah yang ngomel-ngomel. Ada jamaah yang menyabarkan. Ada jamaah yang turut mendoakan. Kami beruapaya semaksimal mungkin untuk kebaikan seluruh jamaah. Akhirnya kami menempuh perjalanan ke imigrasi yang lain dan sampai di Laut Mati saat makan malam. Setelah makan malam kami tidak sempat lagi transit di hotel transit yang memiliki rumah makan mewah dan sudah dipesan khusus oleh direktur kami, karena kami harus mengunjungi Goa Ashabul Kahfi yang terletak di Amman sebelum kami menuju bandara untuk melanjutkan penerbangan. Sisanya adalah cerita saat jamaah berada di Madinah dan Makkah. Cerita ini akan menjadi keseharian saya di bulan-bulan berikutnya. Karena ini masih part 1, maka akan saya ceritakan di part-part berikutnya karena ini sudah hampir jam 23.00 waktu setempat dan jam 1 nanti saya harus berangkat ke airport untuk pemberangkatan umroh paket berikutnya ke Madinah dan Makkah. Terima kasih sudah menyimak. Sampai jumpa.

Wassalamualaikum wr wb.

Foto-foto keberangkatan jamaah paket plus Masjidil Aqsa bisa dilihat di Facebook Pages: Global Inspira Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s