Sebentar

Standard

Kayaknya saya kebanyakan dosa deh, udah harus taubatan nasuha, rukiyah, jihad fi sabilillah, de el el. Belakangan ini ada-ada aja yang terjadi. Sampe udah nggak ngerti lagi deh mikirnya itu harus model gimana. Mau mikir sambil nyelem di lahar dingin ato mau mikir sambil selfie?

Mulai dari revisi nggak kelar-kelar, nggak bisa ikut sidang yudisium, tiba-tiba dapet surat kalo saya jadi mahasiswa non aktif, udah boyongan pulang tiba-tiba sakit, sakit juga nggak ada yang ngurusin, tampaknya saya bener-bener perlu bertaubat. Mungkin saya kurang bersyukur dan berbenah diri. Saya besok mau panggil tukang ah, buat benah-benah. Benah itu bukannya peta ya? Bukan, itu denah. Oh, berarti benah itu yang dipake buat menabur itu ya? Bukan, itu benih.

Astaghfirullah, nggak bisa fokus. Huhuhu, ampunilah dosa saya.

Sebentar, saya mau menjernihkan pikiran saya dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s