Cantik

Standard

Ini bukan tulisan tentang mana yang lebih cantik ataupun tentang seperti apa yang lebih baik.

Sama kayak biasanya, tulisan saya ya berarti itu apa yang ada di pikiran saya. Kalo berbeda dengan yang ada di pikiran Anda, ya silakan bikin tulisan sendiri. Saya mah, yang penting saling menghargai.

Jadi begini…

Beberapa kali saya ketemu orang dan ditanyain, “Melva kok nggak dandan kayak orang-orang yang pake jilbab yang lainnya?”. Disini yang dimaksud adalah hijabers. Saya memang berjilbab tapi saya nggak biasa dandan yang menurut saya rempong kayak hijabers gitu. Selain karena saya nggak suka yang ribet-ribet, menururt saya pake yang rempong model begituan mengurangi esensi dari menutup aurat.

Karena setau saya, setau saya lho ya, dari menutup aurat, pake jilbab dan sebagainya itu bertujuan supaya tidak menarik perhatian banyak orang. Lha kalo pakaiannya aja udah rempong, masih pake make up yang tebel, mau nggak mau pasti mengundang perhatian ya dong?

Tapi ngomong soal gaya itu selera sih ya, kalo saya sih memang nggak modis. Kebanyakan baju saya malah cuma kaos lengen panjang sama celana panjang. Bahkan kaos lengen panjang saya pun kadang ukuran dan model yang seharusnya buat cowok. Sekali lagi saya bilang, gaya itu masalah selera.

Ada juga kasus yang beberapa kali saya hadapi, yaitu bersaing dengan cewek-cewek modis. Hmm..

Jadi begini, saya ini bukan nggak bisa dandan. Saya dandan seperlunya. Saya lebih respek sama cowok yang ngedeketin saya bukan karena saya dandan, tapi lebih ke kepribadian saya. Soalnya, cowok yang ngeliat cewek dari tampangnya doang bakal cepet pindah ke lain hati. Dan lagi, saya mah sudah males kalo ngeliat cowok yang dengan gampang ngejudge cewek dari tampangnya.

Selain itu, teman-temen deket saya lebih banyak cowok dibanding cewek. Jadi saya lebih nyaman berpakaian yang simple dibandingkan harus pake yang manis-manis kayak cewek lainnya. Ya terserah sih mau bilang saya nggak modis ato apapun, mau bilang saya nggak cantik ato apapun, yang jelas menurut saya cantik itu bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.

Everything can be beautiful, but beautiful is not everything.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s