So, be it.

Standard

Kadang saat kita merasa nyaman dengan kehidupan yang kita jalani, kita lupa bahwa semua hal di dunia ini bersifat sementara. Termasuk kenyamanan.

Kadang saat kita terpuruk dalam keadaan yang paling tidak nyaman sekalipun, kita lupa bahwa ketidaknyamananpun bersifat sementara.

Sedetik kita merasa menjadi orang paling bahagia dan beruntung di dunia, sedetik kemudian kita merasa menjadi orang paling rapuh sepanjang masa.

Karena kita tidak pernah menduga apa yang telah disiapkan oleh penulis suratan.

Karena pada dasarnya kita sudah menduga kemungkinan-kemungkinan, namun kita mengabaikannya dan tidak mempersiapkan diri akan apa yang terjadi.

Beberapa bulan yang lalu kita bisa memiliki banyak orang kepercayaan, orang yang kita teladani, orang yang menjadi inspirasi. Beberapa bulan yang lalu, beberapa minggu terakhir, dan berakhir pada beberapa hari sebelum ini.

Apapun yang terjadi dalam hidup ini, persiapkan dirimu untuk menghadapi kenyataan. Walau kadang tidak rasional, menurut kita terlalu cepat, atau terlalu lambat. Yang akan terjadi, pasti akan terjadi. So, be it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s