Review Semester 5

Standard

Alhamdulillaaaaaaaaaaaaaah, akhirnya selesai juga semester 5. Dan kali ini saya berhasil melalui kuliah semester 5 dengan hasil yang membanggakan. Saking membanggakannya. sampe ditulis di blog. Sebelumnya, ini adalah review dari postingan Semester 5 yang saya tulis di awal semester. Disitu saya emang berusaha menyemangati diri dan mengingatkan diri saya atas apa yang sudah saya lalui dan jangan sampai saya kacaukan.

Hehehe.

Spesial satu paragraf kok cuma buat nulis ‘hehehe’. Saya bersyukur banget karena bisa dapet nilai yang membanggakan dalam kondisi move on. Dan itu artinya, saya berhasil membuktikan pada diri saya dan orang lain bahwa saya bisa! Saya bisa move on, saya bisa jadi pribadi yang lebih baik, dan saya bisa nggak bergantung dan selalu terpengaruh sama masa lalu.

Sahabat saya, si Kojack pernah bilang (ini aku langsung translate-in ke bahasa Indonesia nih),”Aku lagi kosong dan nggak ada siapa-siapa yang aku pikirin, cuma lagi mikir kapan kamu bisa kayak aku gini.” Dan sekarang saya udah bisa buktiin ke Kojack, kalo aku sudah bisa kayak dia! Yay. Kemudian menyalakan kembang api, menyelamati diri sendiri, dan jalan di karpet merah yang digelar sendiri….

Oleh karena ituuuuuu, saya mau berterima kasih kepada mama papa kakak dan seluruh keluarga yang udah ngebayarin saya kuliah sampe semester ini padahal saya kuliah juga nggak pinter-pinter amat, selain itu juga karena sudah membuat saya tetap bertahan menghadapi kenyataan, menemani saya waktu sakit dan membuat saya untuk selalu bangkit dalam keadaan terpuruk. Bahasanya nyeremin banget, kayaknya hidupku nggak seancur itu juga sih..

Daaaaan sayaaaa juga mau berterima kasih sama seluruh sahabat saya dari Sabang sampe kota sebelahnya Sabang, karena saya nggak punya temen di Merauke, padahal saya juga nggak punya temen di Sabang juga sih…karena selalu menyemangati saya dan menemani saya waktu saya kesepian dan selalu ada untuk bisa sama-sama bahagia dan lebih memberikan arti dan makna bagi hidup saya. Hiks. Kemudian menyeruput teh panas…

Review saya dari Semester 5 kemaren adalah menerima apa adanya hidup ini. Saya termasuk orang yang sangat amat beruntung karena slalu punya orang hebat di sekeliling saya yang membantu saya apapun keadaan saya, sedangkan di luar saya masih ada orang yang tidak seberuntung saya. Untuk itu, saya harus bisa menjadikan diri saya orang yang bermanfaat bagi orang lain dan menjadi orang yang membantu orang lain apapun keadaan orang tersebut.

Mama saya sering bilang, ketika kita baik sama orang lain, belum tentu orang lain itu yang akan membalas kebaikan kita, bisa jadi orang yang lainnya lagi. Jadi, bagaimanapun caranya kita harus bersikap baik sama orang lain bukan dengan mengharapkan balasan yang baik, tapi mengukur kemampuan diri kita seberapa jauh kita bisa berbuat baik bagi sesama dan bagi diri kita sendiri.

Dan masalah kuliah, saya memang nggak ngejar nilai. Saya cuma bisa pelan-pelan ngejar ketinggalan. Saya takut kalo saya terbebani nanti malah justru sakit lagi dan nggak bisa move on lagi. Hahahaha.

Pada intinya, semester 5 ini membuktikan bahwa dengan saya kuliah kejar tayang bareng main, happy-happy, ke luar kota kesana kesini, asalkan nggak banyak galau dan nggak banyak pikiran, saya tetep bisa dapet nilai bagus. Hahaha.

Makasih, Semester 5. Jangan seneng dulu, masih ada semester berikutnya lho😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s