31 Desember 2012

Standard

Mungkin saya terlalu takut untuk mengakui bahwa ada orang yang bisa dengan mudah menyakiti hati kita. Mungkin saya terlalu naif dengan berpikir semua orang yang kita temui akan selalu bersikap baik. Atau mungkin saya terlalu percaya diri bahwa saya ini orang baik, sehingga saya pun akan selalu bertemu dengan orang baik yang lain.

Padahal di setiap jalan, di setiap persimpangan dan kita selalu bisa berbalik arah. Tapi tidak semuanya berusaha berbalik. Sebagian menyamankan diri untuk berada di jalan itu, sebagian lainnya meratapi kesalahannya karena bisa berada di jalan itu.

Ada jalan tertentu yang kita tau dan kita tidak pernah mau melewatinya lagi. Karena berada di jalan yang salah berarti mengulang kesalahan yang sama.

Kenapa orang takut mengulang kesalahan yang sama? Takut untuk jatuh lagi? Takut tidak bisa bangkit lagi? Bukankah kalau ingin membuktikan bahwa kita sudah lebih kuat, kita harus melakukannya lagi dan melihat apa kita bisa menghadapinya kali ini?

Tapi bukan itu intinya.

Untuk apa melewati jalan yang sama jika masih banyak jalan lain yang belum dicoba yang walaupun jalan-jalan tersebut membawa kita entah kemana.

Jalan yang belum kita ketahui memang mungkin mengarahkan kita pada suatu tempat yang tidak baik, tapi masih ada kemungkinan membawa kita ke tempat yang indah. Lalu, kenapa harus bersikeras memilih jalan yang sudah dipastikan akan membawa kita kepada tempat dan momen yang tidak menyenangkan?

Jalan yang satu akan menghubungkan jalan yang lain dan selama kita masih berjalan dan berada dalam perjalanan, kita masih berada di jalan yang sama.

Beberapa jalan, beberapa persimpangan, banyak perjalanan.

Terima kasih jalanan, persimpangan, dan perjalanan di tahun ini. Kita tidak akan bertemu lagi. Tapi aku masih akan meneruskan perjalananku, untuk menemukan tempat yang lebih indah, bersama orang-orang yang masih akan selalu melanjutkan perjalanan mereka, menarikku saat aku salah jalan, dan membantuku menentukan jalan yang benar.

Kepada awal minggu, akhir tahun, 31 Desember 2012, hari ini aku akan menyongsong tahun yang baru dengan meninggalkan tahun ini. Selamat tinggal 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s