Sebuah Nama

Standard

Kelak aku akan punya kehidupan yang berbeda, peran, alur, dan waktu. Bersama orang yang berbeda.

Kala itu aku akan selalu mengingat sebuah nama dibalik sentuhan kisah lama.

Sebuah nama yang entah kenapa setiap aku menuliskannya, banyak cerita, waktu yang terlewati, dan selalu terkenang.

Walau sejak waktu kita terpisahkan slalu ada hal yang membuatku sadar akan hal baru yang memberi makna perpisahan dan cinta.

Kau adalah bayangan dan cerminku. Aku belajar dari dan karenamu aku menjelma menjadi diriku yang berisi semua tentang dirimu.

Segala kejadian dan nama-nama indah yang kusebutkan tiada yang seindah bagaimana diriku mencintaimu.

Aku seperti telah menyerah dan hanya berpura-pura ingin maju perang padahal dalam hati ini sudah tidak ada lagi keberanian.

Aku berada di tengah, depan bersama orang-orang yang kuat. Tapi aku idiot yang terbelakang di duniaku.

Aku rindu untaian kata-kata indah menenangkan saat aku ingin menulis. Aku rindu hasrat bagaimana aku mencintai diriku sendiri.

Tapi lama waktu aku telah kehilangannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s