The Art of Broken Heart

Standard

You have no idea of what I’m capable of when I’m in broken heart mode…it’s extremely anti mainstream.

Saya pernah ya pas lagi patah hati gitu minum es. Biasanya orang kalo minum es kan airnya banyak, es batunya sedikit. Ini enggak, saya pake es batu yang super banyak, nanti kan juga mencair. I called it, brain freezing broken heart style.

Saya bahkan menghindari pencitraan nyinyir di akun twitter @mepaa_ biar nggak menimbulkan banyak pertanyaan,”galau?”. Jujur, saya paling benci disangka galau sama sebagian orang bego yang menafsirkan segala hal dengan galau. So that, I made new twitter account.

Belakangan ini juga saya lagi patah hati.

Tapi bedanya, saya bukan jadi pemales atau kayak sebagian besar yang lain yang kalo galau meratapi nasib. Saya kalo galau jadi lebih normal. Saya ke kampus pake baju yang lebih rapi, dimana saya biasanya kalo ke kampus pake baju super acak-acakan, it’s fashion disaster.

Trus, saya jadi lebih rajin, bahkan saya masuk kuliah seminggu full tanpa bolong, dimana biasanya saya ini hampir semacam kayak donatur kampus yang selalu memaksimalkan jatah bolos. Bahkan kalo saya dateng telat, saya ikhlas aja nggak dapet absen.

Saya juga bahkan makan dengan porsi lebih banyak dari biasanya, dimana biasanya saya ini jarang makan. Bisa diliat dari size tubuh saya yang mini.

Tapi anehnya, saya sering ngerasa banyak banget hal lucu yang pengen saya ketawain. Saya bisa ketawa, tapi abis ketawa kenceng gitu rasanya pengen nangis keras-keras. Kayaknya udah mulai gila. Berikut percakapan temen saya yang menyadari perubahan saya yang walaupun ke arah yang lebih baik tapi beliau tau ada yang nggak beres sama saya.

Senin, 3 September 2012

A : bolos?

B : enggak lah ini udah di lift

*masuk kelas*

A : it’s like seriously?

B : apaan?

A : it’s been 2 week you dress up like that

B : like apaan?

A : belakangan kamu pake baju itu rapi, matching, okelah pokoknya

B : lha ya bagus to?

A : ya bagus, tapi..kamu gapapa?

B : ya gapapalah, melva gituh

______________________________________

4 September 2012

A : well, that’s my presentation

B : well done melva, it’s super clear so we have no question. Thank you

A :🙂

_____________________________________

5 September 2012

A : aduh kayaknya kita perlu meeting deh, pokoknya kita harus bisa nyelesein target

B : …

A : jadi kita mau ke banyuwangi kapan?

B : mel, calm down..

____________________________________

Tapi kadang nggak semua hal yang kita pikir baik-baik saja itu sudah sesuai dari rencana. Contohnya,

6 September 2012

A : temenin ke hypermart yuk?

B : yuk!

A : aku mau belanja bulanan, melva mau apa?

B : nggak ada sih, ikut aja

A : mel, katanya nggak ada yang mau dibeli? kenapa belanjaanmu lebih banyak dari aku

B : …khilaf

Mau tau barang apa aja yang saya beli? Bayangin, masa saya beli cabe kering padahal saya nggak suka pedes. Saya beli gabus, like SERIOUSLY? Gabus buat apa coba. Dan saya beli satu seri rasa keripik kentang L*YS. Kenapa harus beli satu seri rasa coba?

Dan mungkin bener kata orang,”Good things won’t last”

Perubahan yang baik-baik itu nggak berlangsung lama. Hari ini contohnya,

8 September 2012, jam 12 siang.

A : berenang yok

B : ha?

A : apa? aku tunggu di kolam renang ya

B : mel, seriously ini panas banget

A : *nyemplung*

Dan sebelum saya nulis postingan ini, saya berasa keinget brain freezing broken heart style di masa lalu. Saya mengulang masa lalu dengan minum sebotol susu fr*sian f*ag 800ml sampe mau muntah.

Banyak banget yang bisa kita lakuin waktu lagi patah hati. Nggak melulu patah hati itu identik dengan hal-hal yang ekstrem dan tragis semacam bunuh diri, nangis di pojokkan, showeran, ato apalah yang bisa didefiniskan galau kan?

That’s why I call this post as The Art of Broken Heart.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s