Belajar dari Pensil

Standard

Mari kita belajar dari sebatang pensil. Pensil yang sehari-hari hanya kita pandang sebagai pensil yang biasa, namun ada lima pokok yang penting dan apabila kita berhasil menerapkannya, kita akan senantiasa merasa damai dalam menjalani hidup.

Pertama.

Kita sanggup melakukan hal-hal besar, tetapi jangan pernah lupa bahwa ada tangan yang membimbing setiap langkahmu. Kita menyebutnya tangan Tuhan, dan Dia selalu membimbing kita sesuai dengan kehendak-Nya.

Kedua.

Sesekali kita mesti berhenti menulis dan meraut pensil. Pensil itu akan merasa sakit sedikit, tetapi sesudahnya dia menjadi jauh lebih tajam. Begitu pula dengan kita, kita harus belajar menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan, sebab penderitaan dan kesedihan akan menjadikan kita orang yang lebih baik.

Ketiga.

Pensil tidak keberatan kalau kita menggunakan penghapus untuk menghapus kesalahan-kesalahan yang kita buat. Itu berarti, tidak apa-apa kalau kita memperbaiki sesuatu yang pernah kita lakukan. Kita jadi tetap berada di jalan yang benar untuk menuju keadilan.

Keempat.

Sebenarnya yang paling penting pada sebatang pensil bukanlah bagian luarnya dari kayu, melainkan bahan grafit di dalamnya. Jadi, perhatikanlah selalu apa yang sedang berlangsung dalam dirimu, ataupun orang lain. Jangan menghakimi seseorang dari apa yang tampak.

Kelima.

Pensil akan selalu meninggalkan bekas. Begitu pula dengan apa yang kita lakukan. Kita harus tau bahwa segala sesuatu dalam hidup kita akan meninggalkan bekas, maka berusahalah untuk menyadari hal tersebut dalam setiap tindakanmu.

Wish you all have a nice Saturday night, peoplešŸ™‚

Original article from Paolo Coelho, adapted by Melva Sabella

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s