Forgive, No Regret

Standard

Bagaimana seseorang menghapus rasa sesalnya?

Menyesal memang tidak berguna, tapi bagaimana seseorang bisa terhindar dari penyesalan dan kembali menjadi manusia dengan perasaan baru dan menjalani hari-harinya dengan lebih indah?

Menyesali kejadian yang telah lalu hanya akan menambah penyesalan lain karena tidak memanfaatkan kesempatan yang baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Masih banyak kesempatan untuk membahagiakan orang, masih banyak orang yang membutuhkan kita. Mungkin kita akan menyesal karena setelah segala upaya yang kita lakukan untuk membahagiakan hati seseorang, ternyata orang itu tidak membutuhkan kita.

Apakah kita harus berdiri di tempat yang sama dan memohon pada orang tersebut agar membutuhkan kita? Logikanya adalah, siapa yang membutuhkan dia yang akan mencari bantuan. Jika kita tidak dibutuhkan di sebuah tempat, untuk apa kita menghabiskan waktu kita sia-sia disana sementara masih ada orang lain yang membutuhkan kita di tempat yang lain.

Penyesalan hanya akan meninggalkan memori-memori yang tidak akan pernah kembali. Memori yang sebagian masih bida dikenang dan sebagian yang lain akan hilang karena waktu. Memori yang indah, atau memori yang pahit dan bisa membangunkan kita saat kita terlelap.

Untuk itu, bagi semua teman yang sedang berada dalam rasa penyesalan, marilah kita maafkan diri kita, kemudian meminta maaf kepada masa yang tlah lalu. Mari saling berpegangan tangan, karena semangat ada di hati setiap insan yang masih berpengharapan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s