Dear Jodoh, You Won’t Believe This

Standard

Dear Jodoh,

Waktu aku nulis ini buat kamu, aku udah ngerasa nggak ada harapan lagi buat bisa ketemu kamu. Belakangan hari hariku buruk, aku ngerasa nggak punya harapan dan masa depan, aku nggak percaya bakal bisa ketemu kamu di masa yang akan datang.

Aku mulai mikir, buat apa aku nulis surat ini ke kamu. Aku bahkan nggak tau apa kamu bener bener bakalan datang ke aku.

Buat apa aku nulis surat buat orang yang sekarang mungkin lagi tiduran sambil mentelengin hp entah lagi bbman/smsan sama orang yang kamu bilang pacarmu, orang yang kamu pikir itu jodohmu, dan kamu sama sekali nggak berpikir tentang aku, bahkan kamu nggak tau aku ada di dunia ini.

Waktu aku nulis ini, aku nggak percaya apa aku bisa ngasih dan nyuruh kamu buat baca ini.

Kamu tau, aku cinta sama kamu jauh sebelum kita dipertemukan. Ga tau kalo saat ini kamu melajang, atau menjalang, atau apapun bentukmu, kalo memang kamu itu jodohku ya itulah yang akan terjadi.

Cinta itu sebenernya sederhana, tapi kebanyakan manusia membuatnya rumit. Seperti halnya aku dan kamu.

With Love,

Jodohmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s