A Beautiful Liar

Standard

Suatu hari seorang anak berjalan ke depan kelas dan bertanya kepada gurunya, “Bu Guru, apakah orang cantik boleh berbohong?”

Ibu guru menjawab,” Tidak Nak, orang cantik tidak boleh berbohong,”

“Kalau orang bodoh?” si anak bertanya lagi

“Tetap saja tidak boleh,” Ibu guru menjawab lagi

“Jadi siapa yang boleh berbohong, Bu?” kembali sang anak bertanya

“Tidak ada yang boleh berbohong, Nak, bohong itu dosa,”

“Apakah Ibu tidak pernah berbohong?” sang anak bertanya

“Ibu tidak pernah mengajarkanmu untuk berbohong,”

“Jadi Ibu telah berbohong?”

________________________________________

Ironisnya, hampir setiap orang mutlak pernah berbohong. Dan saya akan sedikit cerita, atau banyak. Saya sudah pernah menceritakan ini kepada kalian. Tentang saya yang memotivasi seseorang dan memohon agar dia tidak menyerah dengan hidupnya, bahkan saya benar benar menyayanginya layaknya seorang saudara. Yah, saya sudah pernah bilang ,”Jika kau memiliki kemampuan untuk merasakan apa yang orang lain rasakan tanpa harus melihat atau menyentuhnya, maka syukurilah, kau diberi anugerah, jangan anggap sebagai musibah.” Karena saya mendapat kehormatan itu, maka saya benar benar menyayanginya.

Ada kalanya saya berharap dia sedang berbohong tentang cerita hidupnya, agar tidak ada yang terluka dan kecewa dalam kisah ini. Saya sempat berpisah dengan orang yang sedang dekat dengan saya [ OYSDDS ] karena OYSDDS simpati atas hidup teman wanita saya ini. Kami menangisi hidupnya, ketika saya masih bisa tertawa bahagia tanpa harus mengetahui berapa lama hidup kami, kami menghadapi kenyataan bahwa teman kami tau hidupnya takkan lama lagi. Jika saya bodoh, saya akan naik ke lantai 7 kampus saya dan lompat dari sana untuk menghadapi kenyataan ini. Katakanlah saya berlebihan.

Saya melihat teman wanita saya yang cantik itu, dengan penuh kagum. Apa yang dimilikinya sungguh membuat semua wanita iri. Fisik yang menarik, popularitas, fasilitas, apa yang kurang? Allah Maha Adil memberinya kesempatan yang tidak lama. Begitu pikir saya. Maka dengan kesempatan ini saya berharap bisa menyelamatkannya, memberi yang terbaik yang dia butuhkan. Tapi dia salah orang.

Dia telah mendapatkan simpati saya hanya dengan beberapa kalimat. Kalimat kalimat penyambungnya membuat saya mengangkat sebelah alis dan bergumam,”Kamu pikir saya bodoh?”

Ketika saya berusaha menyelamatkannya, saya justru seperti ditusuk dari belakang. Bukannya berterima kasih dengan apa yang saya berikan, walau saya tidak mengharapkan terima kasih, malah dia justru bersikap kekanak-kanakan seperti anak yang saya ceritakan di awal tadi. Orang cantik tidak boleh berbohong, sahabatku.

Apa kau akan bahagia dengan kebohonganmu?

Apa yang kau harapkan dari semua kebohonganmu?

Aku akan berikan semua yang kau butuhkan ketika kau mengakui kebohonganmu. Katakan, dan aku akan memberikannya padamu.

Saat itu aku marah padamu, aku memohon padamu untuk bangkit dan tidak menyerah pada hidupmu. Aku memohon, ya aku memohon padamu, siapa yang bodoh disini?

Bohong yang mana yang telah kau katakan padaku?

Ketika kau berkata hidupmu tak lama lagi? Ketika keluargamu terkena fitnah? Ketika kau merindukan mantan pacar yang telah tiada dan bernama sama dengan OYSDDS? Atau ketika kau bertanya mengapa aku sangat baik padamu?

Ya, setiap orang yang mengenalmu akan kecewa padamu. Aku minta kau minta maaf padaku, maka aku akan memaafkanmu dan membantumu. Tapi jika kau tidak minta maaf padaku, aku akan membiarkanmu hidup seperti itu, dan tidak akan ada yang menolongmu. Kecuali kau minta maaf padaNya.

“Bu Guru, apakah orang cantik boleh berbohong?” Ibu guru menjawab,” Tidak Nak, orang cantik tidak boleh berbohong,”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s