Iya, Marah.

Standard

Langsung saja, saya tidak suka cara Anda masuk hidup saya, menghubungi saya, dan mengambil yang saya punya dengan cara yang tidak baik.

Jika Anda tidak bisa bersaing, jangan gunakan kelemahan Anda untuk bersaing dengan kelebihan saya. Karena kelemahan Anda mematikan kelebihan saya. Menyebalkan jadi orang yang terlalu iba pada orang lain.

Untung saja kelemahan saya itu baik buat Anda, seandainya kelemahan Anda tidak membuat Anda benar benar mati, saya yang akan mematikan Anda. Jika Anda memang benar benar lemah, dan saya benci itu. Saya tidak suka bersaing dengan orang yang lemah seperti Anda, jadilah orang yang kuat. Bangunlah, tegakkan wajahmu, lihat mataku, tatap baik baik, mari bersaing secara sehat.

Cih, saya benci sekali cara Anda, saya sangat marah. Bodohnya, saya tidak bisa marah pada Anda, saya marah pada orang yang membawa Anda pada hidup saya. Kita sesama wanita, jangan bersikap pengecutlah. Walau selemah apapun, hadapi aku dengan berani. Saya benci sikap Anda yang bersembunyi seperti pencuri walau Anda memang mencuri sesuatu dari saya.

Saya tidak minta untuk Anda mengembalikan, saya minta Anda untuk kuat, tetaplah hidup dan saya akan memberikannya pada Anda.

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s