Standard

Baru ngobrol sama direktur saya. Semalem sepulang rombongan dari Raudhah memang ada satu jamaah hilang sampe sekitar jam 1.30 pagi. Direktur saya sama 2 orang sama dua orang sodaranya si ibu yang hilang itu nungguin di masjid sampe si ibu muncul. Saya tunggu di lobby hotel, ketokin kamar dan nelponin kamar anaknya. Anaknya turun dan pergi ke masjid nyariin ibunya. Anaknya cowok, namanya Eky.
Setelah sekitar jam 2, si ibu ketemu, dan yang ngeliat langsung si ibu itu, si Eky. Direktur saya dan dua orang yang lainnya nggak ada yang ngeliat si ibu itu.
Katanya si ibu, dia mulai hilang waktu lagi nyari sendal, sampe salah pintu keluar. Abis salah pintu keluar, dia nggak nemuin sandalnya, terus ambil sendal orang lain yang udah dibuang.

Di perjalanan pulang, si ibu bilang ke Eky,”Saya lupa bilang terima kasih sama bapak tadi karena kau ajak bicara terus”
Ternyata dari tadi si ibu itu merasa ditemenin sama bapak itu. Selama sama bapak yang dia sebutin itu, si ibu bilang kalo dia udah lupa semuanya. Lupa sodaranya, lupa hotel, lupa apa aja, yang ibu itu inget cuma anaknya, si Eky. Si ibu bolak balik berdoa dan berharap kalo si Eky dateng untuk jemput.
Sedangkan, pada waktu itu, pada saat yang sama, saat itu saya lagi nelpon si Eky, dan Eky yang lagi tidur langsung kebangun. Katanya dia mimpi kalo kakinya dipukul ibunya. Padahal biasanya dia itu paling susah bangun. Setelah dia bangun, dia temuin saya di lobby hotel dan langsung ke masjid untuk cari ibunya. Dan bener, dari 4 orang yang cari dan tungguin si ibu tersebut, cuma Eky yang bisa langsung nemuin ibunya. Tapi dari 4 orang tersebut, nggak ada yang ngeliat bapak-bapak yang sama ibu itu.

Kata si ibu,”Padahal kalo saya nggak ketemu Eky, saya mau ikut sama bapak itu tadi lho”

Siapakah bapak tersebut? Untung si ibu nggak ikut pergi sama bapak itu, siapa tau bapak itu malaikat..

View on Path

Standard

Nama: Melva Sabella | Hobi: bikin very early birthday surprise 😜😍🎁

Anyway, happy birthday my dearest Wiraina Azalia Rahmawulan. Always remember that your best years are still ahead of you and I’ll be there for the up down and in between.

Semoga panjang umur, sehat selalu, didekatkan dengan jodoh yang sholeh, semoga cepet lulus, dilancarkan perkuliahannya, tercapai cita dan cintanya, diberi rejeki yang barokah, selalu sukses, beruntung, dan bahagia dunia akhirat. Allahumma aamiin πŸ˜‰β˜ΊπŸ˜˜πŸ˜„πŸ˜β€πŸ‘©πŸ‘§πŸ’πŸŽ – with Sando, Raina, Sando, Muhammad, and Galih

View on Path